Semua keinginan dan harapan kita untuk selalu bersama ternyata hanya mimpi
dan cuma mimpi.
Takkan pernah terjadi,
karena keputusan kamulah yang membuat semua mimpi kita berakhir sampai disini.
Aku baru sadar dan mengerti.
Ternyata semua kenyataan ini terlalu pahit untuk ku telan,
namun aku harus menyadari,
mungkin ini yang terbaik untuk kita.
Aku merelakan perpisahan demi kebahagiaan mu bersama dia.
Bila suatu saat nanti kita bertemu lagi,
aku harap kamu dapat melupakan semua kenangan yang pernah kita jalani bersama,
karena semua ini sudah terlalu sakit ku rasakan.
Apalagi untuk mengingatnya kembali.
Aku harap hubungan kita cukup sampai disini.
Kita tak mungkin bisa terus bersama lagi,
karena kenyataan sendiri sudah memberikan jawabanya.
Terimakasih atas semua kenangan manis yang telah kamu berikan padaku.
Aku harus jujur bahwa aku masih sayang dan cinta sama kamu.
Walaupun saat ini kamu telah berdua,
takkan pernah memudar rasa cinta didalam hatiku.
dia terus bersemi untuk selamanya.
Sudah sekian lama kita berpisah,
kini satu hati telah mengisi ruang hidupku.
Aku rasa kini kamu juga tak sendiri lagi.
Dulu kamu selalu tersenyum dan akupun mempertaruhkan nyawaku untukmu,
dan kini aku hidup sendiri tanpamu.
Dengan cinta ini maafkanlah diriku,
mungkin kita harus segera mengakhiri kisah cinta ini.
Cobalah untuk selalu setia bila kamu ingin bersamaku.
Dan harus kamu sadari jangan pernah mencoba kamu ingkari.
Bila kamu memang benar-benar sudah tidak bisa lagi,
jangan pernah untuk mencoba apalagi harus memaksa diri untuk tetap bertahan bersamaku di tengah kepedihan yang belum tentu berakhir ini.
Aku ingin cinta kita berakhir dengan tanpa dendam.
Tolong maafkan semua salah yang mungkin telah menyakiti, sehingga kamu menangis.
Kamu sudah tidak perlu lagi untuk tau rasa rindu ini.
Dan mungkin saat ini kamu sudah bahagia bersama dia.
Tapi jujur,
sampai saat ini aku sangat merindukan belaian mu.
Bila takdir menentukan kita harus berpisah,
aku harap kamu tidak melupakan semua kenangan indah tentang kisah cinta kita

